Pages

Popular Posts

Text Widget

Unordered List

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

RSS

Tulis Anivha

KUMPULAN PUISI PENDEK 


BERMAKNA



PART 1

Love Story



Dalam relung angan yang terpendam .......
kusimpan rindu ini bersama malam. . . 

Sekujur rasa yang ku nikmati tuk menanti hadir mu dengan embun sunyi. . . . 

Di sinilah segala asa ku rajut dalam bayang mimpi . . . . 
Kulewati beriring dengan senyum kebekuan........
 ketika namamu terlintas dalam lorong ruang hati. . . . 
Mungkin rasa ini terlalu bodoh. . . . 

Ku akui rasa ini terlalu bodoh. . .
sungguh terlalu bodoh......


Tanpa peduli gemerlapnya pernak-pernik alam dan angkasa. . .
Ku berjibaku dengan rasa sayang yang terkadang menyiksaku. . . .
Tak ku hirau perihnya duri yang kau tusukkan 
bersama luka lama yang semakin pedih nan perih. . . .
Tak sedikitpun menghisap sedikit demi sedikit rasa ini. . . .

Di kala perbedaan datang sebagai tonggak yang berdiri tegak menghancurkan . . . .
Di saat itu pula rindu menjadi peluru tuk menyatukan perbedaan. . .
Biarkan perbedaan ini menjadi warna dalam denyut berirama. . .
Dan biarkan rasaku kan abadi bersama tuhan yang kan meridhoi. . . .

_Aniv*Hairsa 




PART II



Ketika impian hanya menjadi catatan kelabu . . 
setidaknya pernah menjadi harapan dari kenangan masa lalu. . .
 Karena saat itu dunia kan berwarna semu. .
 Semua kan abu-abu tertutup senja pilu. . . 
Oksigen berubah menjadi karbonmonoksida . . . 
Meracuni sistem saraf kerja otak . . .. 
Seketika ikut pergi tanpa menoleh lagi. . . 
Sepi , sunyi , sendiri. . .

Tanpa teman, tanpa kawan, tanpa lawan ,
 ketika detak tinggal irama . 
Jiwa raga rasa terhempas ke samudra. 
Di mana manusia berada di titik terendah di alam fana. 
Maka tetap yakinlah masih ada satu titik untuk di ukir ke rangkaian kata. 
Dan berlanjut menjadi cerita dengan seribu akhir kebahagiaan. 
Dan tetap lukis ke perjalanan hidupmu . 
Meski liku pilu hingga tuhan berkata berhentilah ,
 dan cukup sampai di sini.


#Aniv_Hairsa*



PART III

Malam tenggelam bersama kelam. . . . 
Bersama Bintang yang tak sanggup lagi berspijar.
 Tertutup mendung yang berdayung nan meraung. . . . 
Di sini dan saat ini . Tangisku sungguh tak berarti bagimu.

 Isakku pun tak terdengar di telinga mu. 
Sayang ,,kau tau.. ?. 

Aku sakit aku terluka olehmu. 


sayang.........???
Bagaimana mungkin kau mampu sedikit menoleh rasaku. 

Ketika singgasana itu begitu sejuk nan permai .
 Di kelilingi bidadari berparas.


 Kini aku hanyalah binatang usang yang mengemis sekeping koin dari belas kasih mu. 
Sedangkan kau terlalu pening mengurus istanamu.
 Kutahu aku tak tampak di bola matamu . 
Walaupun itu hanya sekejab dan sepintas.
 Aku tahu kehadiranku mungkin tak berarti bagimu.
 Aku tidak ingin kau selalu ada buat waktuku.
 Aku tidak ingin kau selalu hadir di setiap aku mengeluh. 

Karena aku tau permintaan itu terlalu mahal bagimu. 

Sayang,,,
yang aku inginkan hanya satu kau tersenyum kala mengingat namaku

 walaupun itu hanya sedetik saja. 
Aku disini berjuang untukmu. 

Untuk kita yang selamanya. 
Aku rela walaupun hanya menjadi kasih semu mu.


_Aniv*Hairsa



PART 4




DI SINI
Ketika aku harus disini
Berada disini dan tetap disini
Disini seolah berdiri tanpa bayangan
Berjalan tanpa tujuan
Dan bermimpi tanpa anganan

            Seolah jiwa ini kosong
            Entah apa dan mengapa sebabnya
            Terasa sepi tanpa kerumunan

Kuingin pergi dan berlari,
Namun satu hukum
Mengharuskan ku tetap disini,
Satu hukum,,
Memaksaku bertahan sendiri...

            Bukan tak mampu beradaptasi
            Bukan pula tak mau berbaur disini
            Tapi melihat dan mendengar disini
            Membuatmu kehilangan daya
Bagai memendam  bara
Tanpa mampu berkata

Tuhan........
Kuingin ikhlaskan takdir ini
Entah sampai kapan sanggup meratapi
Jiwa hampa dan raga tersiksa

            Tuhan.........
            Ku serahkan padamu
            Aku begini adanya,....



_Aniv Hairsa*

PART 5

Beku Dalam Jiwa

Disini.....
Kusaksikan pergantian masa
Surya tenggelam mengundang rembulan
Sahutan ayam terdengar memanggil fajar
Telah mengambil bagian dariku

Disini....
Ku mengenang hari-hari yang telah berlalu
Membawaku dalam kebekuan jiwa
Didalam dunia lamunan
Yang terus menyelimuti disetiap waktuku

Disini.....
Kusaksikan taman mulai berbunga
Kuntum-kuntumnya mulai mekar menebar keharuman
Pepohonannya mulai rindang
Dan berbuah disetiap cabangnya

Aku disini,,,
Aku hanya diam membeku
Tak mampu berbunga dan berbuah
Dalam kebekuan jiwa
Disetiap waktuku......
-Aniv Hairsa*

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar