Malam tenggelam bersama kelam. . . .
Bersama Bintang yang tak sanggup lagi berspijar.
Tertutup mendung yang berdayung nan meraung. . . .
Di sini dan saat ini . Tangisku sungguh tak berarti bagimu.
Isakku pun tak terdengar di telinga mu.
Sayang ,,kau tau.. ?.
Aku sakit aku terluka olehmu.
sayang.........???
Bagaimana mungkin kau mampu sedikit menoleh rasaku.
Ketika singgasana itu begitu sejuk nan permai .
Di kelilingi bidadari berparas.
Kini aku hanyalah binatang usang yang mengemis sekeping koin dari belas kasih mu.
Sedangkan kau terlalu pening mengurus istanamu.
Kutahu aku tak tampak di bola matamu .
Walaupun itu hanya sekejab dan sepintas.
Aku tahu kehadiranku mungkin tak berarti bagimu.
Aku tidak ingin kau selalu ada buat waktuku.
Aku tidak ingin kau selalu hadir di setiap aku mengeluh.
Karena aku tau permintaan itu terlalu mahal bagimu.
Sayang,,,
yang aku inginkan hanya satu kau tersenyum kala mengingat namaku
walaupun itu hanya sedetik saja.
Aku disini berjuang untukmu.
Untuk kita yang selamanya.
Aku rela walaupun hanya menjadi kasih semu mu.
_Aniv*Hairsa
PART 4
DI SINI
Ketika aku harus disini
Berada disini dan tetap disini
Disini seolah berdiri tanpa bayangan
Berjalan tanpa tujuan
Dan bermimpi tanpa anganan
Seolah jiwa ini kosong
Entah apa dan mengapa sebabnya
Terasa sepi tanpa kerumunan
Kuingin pergi dan berlari,
Namun satu hukum
Mengharuskan ku tetap disini,
Satu hukum,,
Memaksaku bertahan sendiri...
Bukan tak mampu beradaptasi
Bukan pula tak mau berbaur disini
Tapi melihat dan mendengar disini
Membuatmu kehilangan daya
Bagai memendam bara
Tanpa mampu berkata
Tuhan........
Kuingin ikhlaskan takdir ini
Entah sampai kapan sanggup meratapi
Jiwa hampa dan raga tersiksa
Tuhan.........
Ku serahkan padamu
Aku begini adanya,....
_Aniv Hairsa*
PART 5
Disini.....
Kusaksikan pergantian masa
Surya tenggelam mengundang rembulan
Sahutan ayam terdengar memanggil fajar
Telah mengambil bagian dariku
Disini....
Ku mengenang hari-hari yang telah berlalu
Membawaku dalam kebekuan jiwa
Didalam dunia lamunan
Yang terus menyelimuti disetiap waktuku
Disini.....
Kusaksikan taman mulai berbunga
Kuntum-kuntumnya mulai mekar menebar keharuman
Pepohonannya mulai rindang
Dan berbuah disetiap cabangnya
Aku disini,,,
Aku hanya diam membeku
Tak mampu berbunga dan berbuah
Dalam kebekuan jiwa
Disetiap waktuku......
-Aniv Hairsa*
0 komentar:
Posting Komentar